PEKERJAAN DALAM BIDANG SISTEM INFORMASI
1.
Programmer : Seorang
programer komputer (computer programmer) bertugas mendesain program perangkat
lunak (software) melalui flow chart yang logis untuk kemudian diterjemahkan ke
dalam salah satu dari beberapa bahasa yang bisa dimengerti komputer. Dalam
sebagian besar kasus, programer komputer juga mendesain graphical user
interface (GUI) sehingga pengguna yang tidak memiliki pengetahuan teknis dapat
menjalankan perangkat lunak melalui point-and-click atau menu-oriented module. Keahlian
yang harus dimiliki oleh seorang Programmer adalah memahami bahasa pemograman,
problem solving skill (pemecah masalah), dan critical thinking (berfikir
kritis).
2.
System Analyst : seseorang
yang melakukan pengembangan
sistem, sistem analis mempelajari permasalahan maupun kebutuhan pada suatu
sistem dan sistem analis juga merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap
proses analisa maupun perancangan pada sistem informasi. Keahlian yang
harus dimiliki oleh system analis adalah kemampuan untuk menganalisis, teliti,
managemen, berkomunikasi.
3.
Rapid
Application Development : orang yang
melakukan pengembangan
perangkat lunak (SDLC) yang menggunakan pengabungan antara Prototype Model dengan Iterative Model. Prototipe adalah model kerja yang secara fungsional setara
dengan komponen produk. Dalam model RAD (Rapid Application Development), modul
fungsional dikembangkan secara paralel sebagai prototip dan terintegrasi untuk
membuat produk yang lengkap untuk pengiriman produk yang lebih cepat.
Dikarenakan tidak ada rincian planning yang detail, maka memudahkan untuk
melakukan perubahan pada saat development berjalan.
4.
Network Admistrator : seorang yang
bertanggung jawab atas pemeliharaan perangkat keras computer dan perangkat
lunak yang terdiri dari sebuah jaringan computer. Biasanya bertugas untuk
melakukan konigurasi, pemeliharaan, dan memonitoring jaringan ( menjaga
keamanan dari jaringan dan untuk menetapkan dan memberikan alamat subnet IP
untuk mengontrol administrator atas personil yang terhubung ke subnet.
5.
Consultant IT : seorang yang memahami
dan penasihat dari bidang IT. Consultant IT harus bisa menguasai dan berbisnis
enterprise tertentu mengerti tentang IT, memahami permasalahan IT.
Referensi
:
7. https://www.jobstreet.co.id/
MEDIA INFORMASI KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MENENGAH BERBASIS SMS GATEWAY
Media informasi kesehatan
masyarakat ini merupakan sistem pengolahan data dan
informasi kesehatan di
semua tingkat pemerintahan secara sistematis dan terpadu untuk
mendukung manajemen
kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat. Media
informasi ini terdiri dari data, manusia dan proses serta kombinasi
perangkat keras,
perangkat lunak dan teknologi informasi. Penggunaan media informasi ini
terdiri dari 3 tahap
yaitu pemasukan data, pemrosesan dan pengeluaran informasi. Media
informasi kesehatan ini
menggunakan metode semi-blocking atau harus sesuai dengan kata
kunci yang ada pada
database. Berdasarkan hasil perancangan disediakan 3 jenis informasi
yaitu: gejala,
pencegahan, dan pengobatan dari suatu penyakit yang umum dan berpotensi
mengganggu kesehatan
masyarakat. Jenis penyakit yang bisa dikenali oleh sistem mampu
mencapai hingga 1000
jenis, sehingga akan membantu masyarakat mendapatkan informasi
untuk mendukung keputusan
tindakan yang akan dilakukan saat darurat secara cepat, kapan
saja dan dimana saja
sedangkan waktu respon rata-rata SMS sekitarnya 6 detik tergantung
kualitas sinyal dan
trafic data dari suatu provider oleh pengguna.
Sistem informasi, pada
dasarnya terdiri dari minimal 2 aspek yang harus berjalan
secara selaras, yaitu
aspek manual dan aspek yang terotomatisasi (aspek komputer).
Pengembangan sistem
informasi yang berhasil apabila dilakukan dengan
mengembangkan kedua aspek
tersebut. Seringkali pengembang sistem informasi hanya
memfokuskan diri pada
pengembangan aspek komputernya saja, tanpa memperhatikan
aspek manualnya. Hal ini
diakibatkan adanya asumsi bahwa aspek manual lebih mudah
diatasi dari pada aspek
komputernya. Padahal salah satu faktor penentu keberhasilan
pengembangan sistem
informasi adalah dukungan perilaku dari para pengguna sistem
informasi tersebut,
dimana para pengguna sangat terkait dengan sistem dan prosedur dari
sistem informasi pada
aspek manualnya.
. Short Message Service
(SMS) adalah layanan komunikasi standar dalam
sistem komunikasi
selular, dengan menggunakan protokol komunikasi standar yang
memungkinkan pertukaran
pesan teks singkat antara perangkat telepon selular.
Membangun aplikasi SMS
gateway tidak memerlukan modal yang besar, yang
penting minimal memiliki
komputer beserta handphone, kabel data (kabel berantarmuka
serial yang dapat
menghubungkan ponsel dengan komputer) dan aplikasi. Namun untuk
keperluan pelayanan
kepada masyarakat, sebaiknya menggunakan modem GSM yang
spesifik digunakan untuk
SMS gateway.
Terdapat kajian-kajian
terkait yang telah dilaksanakan oleh beberapa peneliti
sebelumnya dengan hasil
hipotesis yang berbeda-beda. Pada dasarnya adanya
diversifikasi penelitian
dalam satu kaitan masalah merupakan sebuah mata rantai yang
bisa menentukan
kesempurnaan hasil sehingga terdapat wujud berupa sistem yang nyata
dan bisa langsung
diterapkan pada masyarakat. ) melakukan penelitian tentang penggunaan sistem
basis data untuk
menyimpan catatan rekam medis seorang pasien yang terintegrasi
denga jaringan internet.
Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat membuktikan
penggunaan Microsoft.Net
sebagai media perantara interkoneksi sistem basis data
secara global, sehingga
rekam medis seorang pasien akan bisa diakses dimana saja
berada selama terjadi
koneksi internet. Sehingga dimanapun pasien akan melakukan
pengobatan tidak perlu
lagi dilakukan medical check ulang. Namun sistem ini hanya
terkait kepada pasien
secara pribadi dan akses hanya bisa dilakukan jika terhubung
dengan internet.
melakukan penelitian
tentang penerapan aplikasi basis data yang
berisi informasi daftar
obat dan referensi kesehatan yang umumnya diperlukan
masyarakat dengan
memanfaatkan jaringan internet. Dari hasil penelitian yang
dilakukan membuktikan
penggunaan basis data kesehatan sangat membantu
masyarakat untuk
mengetahui daftar obat serta kaitannya dengan penyakit yang ada
sehingga membantu sekali
bagi masyarakat dalam mengetahui jenis obat dan
manfaatnya untuk
menentukan tindakan pencegahan maupun pengobatan suatu
penyakit. Namun informasi
yang tersedia berdasarkan jenis-jenis obat yang ada dan
tidak berdasarkan
penyakitnya sehingga informasi ini hanya penguat saja terhadap
resep yang diberikan
dokter untuk menelusuri informasi lebih detailnya, dan informasi
ini hanya bisa diakses
dengan media internet saja.
rancangan sistem informasi
kesehatan untuk membuktikan dan menguji rumusan masalah yang digunakan.
Terdapat beberapa bagian
dalam rancangan sistem, yaitu:
1.
Server SMS
2.
Modem GSM/CDMA
3.
Server Basis Data
4.
Perangkat Lunak SMS Gateway
Dalam perancangan dan
pembuatan perangkat lunak SMS Gateway untuk sistem
informasi kesehatan yang
dijadikan sebagai bahan penelitian yang sudah dilakukan ini
diperoleh beberapa
kesimpulan yang dapat digunakan sebagai pertimbangan
pengembangannya ke depan,
yaitu antara lain:
a. Sistem informasi
kesehatan masyarakat ini memanfaatkan layanan pesan singkat
sangat efektif dan murah
sehingga masyarakat mudah untuk mengakses informasi
seputar penyakit kapan
saja dan di mana saja secara cepat.
b. Database informasi
penyakit bisa di-update secara dinamis dan mudah berdasarkan
dinamika penyakit yang
ada.
c. Parameter informasi
masih sangat mungkin dikembangkan lebih dari 3 paramater
(gejala, pencegahan, dan
pengobatan). Misal ditambahkan parameter lain: sebab,
klinik/dokter rujukan,
dan sebagainya.
d. Waktu respon rata-rata
SMS sekitarnya 6 detik tergantung kualitas sinyal dan trafic
data dari suatu provider
oleh pengguna.
e. Bisa diterapkan sistem
kecerdasan buatan untuk mengenali pola isi pesan oleh
pengguna, sehingga
kemampuan untuk mentoleransi kesalahan tulis bisa semakin
baik. Hal ini akan lebih
memudahkan pengguna yang kurang begitu mengerti ejaan
yang benar dari suatu
nama penyakit.Referensi : https://media.neliti.com/media/publications/101829-ID-media-informasi-kesehatan-bagi-masyaraka.pdf