Lavender

Laman

  • Home

Caleb (Domhnall Gleeson) adalah seorang programer dan pegawai kelas bawah di Bluebook, sebuah perusahaan mesin pencari terpopuler di dunia (mirip dengan Google) yang memenangkan kompetisi yang diadakan oleh CEO-nya yang jenius, Nathan (Oscar Isaac). Hadiahnya adalah kesempatan untuk menghabiskan waktu seminggu bersama Nathan di kompleks mewah miliknya di Alaska. 

Sesampainya disana, ternyata Caleb bukan diundang untuk liburan, melainkan melakukan "Turing Test", sebuah pengujian yang dilakukan Nathan untuk mengetes A.I. berteknologi tinggi yang baru dibangunnya dalam wujud robot berwajah cantik bernama Ava (Alicia Vikander). Caleb bertugas untuk melakukan kontak verbal dengan Ava dan menguji kesempurnaan Ava sebagai A.I. yang mirip manusia. 

Pada akhirnya, Ex Machina adalah drama sci-fi psikologis tentang prasangka, teror, dan empati. Ending film yang mind-blowing mengisyaratkan bahwa ini bukan sekedar pertarungan antara manusia dan A.I. namun juga sedikit menyindir persaingan gender. Tak sekedar mengambil embel-embel "sci-fi" sebagai bahan jualan, namun mengeksplorasi lebih jauh tentang sisi emosional dari tindakan manusia yang ingin menjadi seperti Tuhan, dan robot yang ingin menjadi seperti manusia, serta bagaimana konsekuensinya bagi dunia dan masa depan. Menurut saya, Ex Machina adalah film bertema A.I. yang paling akurat hingga saat ini
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
SISTEM E-HEALTH DALAM BIDANG KESEHATAN
Pengertian
Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, sehingga mendorong adanya inovasi dan perubahan yang melibatkan eksperimen dalam berbagai bidang, termasuk bidang kesehatan yang menerapkan penggunaan computer dalam kegiatannya atau yang biasa dikenal dengan istilah E-Health.
E-Health atau Electronic Health adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi termasuk pula elektronika, telekomunikasi, computer dan informatika untuk memproses berbagai jenis informasi kedokteran, guna melaksanakan pelayanan klinis (diagnose atau terapi), adaministrasi serta pendidikan. Dalam E-health factor jarak tidak dipersoalkan karena semua kegiatannya di lakukan melalui koneksi data dan secara realtime.
Diagram Sederhana System E-Health
Secara sederhana sistem E-Health terdiri atas sejumlah “Stasiun Medis” yang satu sama lain dihubungkan dalam suatu jaringan (Network). Suatu stasiun medis sendiri dapat terdiri atas :
  1. Komputer dengan perangkat lunak di dalamnya
  2. Sebuah perangkat antar-muka pasien
  3. Sejumlah instrument biomedika (tergantung keperluan)
  4. Sebuah perangkat antar-muka pengguna (berikut alat input output yang digunakan)
  5. Jaringan dan perangkat telekomunikasi yang tersedia.
Pada dasarnya setiap stasiun medis dapat berhubungan dengan stasiun medis lainnya secara
  1. Real-time (secara sinkron), contohnya saat telekonsultasi antara dokter umum dan dokter spesialis mengenai kasus darurat seorang pasien.
  2. Store and forward, pengiriman informasi dan pembacaannya tidak pada saat yang sama, contohnya dalam penyampaian singkat jumlah rekapitulasi jumlah pasien di suatu puskesmas selama sebulan beserta informasi penting secara singkat.
Maanfaat dan Kendala Dari Penggunaan Sistem E-Health.
Sistem E-Health ini begitu bermanfaat bagi dunia kesehatan dan kedokteran saat ini, dikarenakan untuk mengimbangi tingginya aktivitas dan penyampaian informasi secara detail dan cepat memang memerlukan penerapan suatu teknologi berbasis komputerisasi, berikut manfaat lain dari penerapan sistem E-Health dalam dunia kedokteran :
  1. Peningkatan efisiensi atau penurunan biaya.
  2. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
  3. Pembuktian diagnose melalui evaluasi ilmiah
  4. Pemberdayaan pasien dan konsumen
  5. Mendorong terjadinya hubungan yang lebih baik antara pasien dan tenaga kesehatan
  6. Pendidikan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat
  7. Mendorong tumbuhnya komunikasi dan pertukaran informasi antar lembaga pelayanan kesehatan
  8. Perluasan ruang lingkup pelayanan kesehatan.
Dalam pelaksanaan sistem ini perlu dilakukan control pada beberapa masalah atau potensi masalah yang pasti akan timbul saat penerapannya sehingga dapat berjalan dengan baik dan terencana. Berikut masalah yang perlu di atasi :
  1. Kesiapan sumberdaya manusia
  2. Kesiapan organisasi yang terlibat
  3. Budaya kerja
  4. Perkembangan teknologi dan ketersediaan infrastruktur
  5. Masalah birokrasi
  6. Hubungan antara konsumen dan tenaga kesehatan
 Contoh Penerapan E-Health Pada Dunia Kesehatan.
4.1 Sistem Resep Elektronik
Merupakan sistem komputerisasi penulisan resep obat yang juga dikenal dengan E-Prescription, dimana pada sistem ini dokter menuliskan dan mengirimkan resep kepada bagian farmasi/apotek menggunakan media elektronik menggantikan tulisan tangan dan penggunaan media kertas.
Sistem ini dibuat untuk menghindari terjadinya ROM (Reaksi Obat Merugikan) yang biasa disebabkan oleh adanya kesalahan pemakaian obat selama dalam penanganan tenaga kesehatan, yang sebenarnya hal ini dapat dicegah apabila dilakukan dengan lebih teliti dan hati-hati.
Kesalahan tersebut dapat dibagi dalam 4 fase :
  1. Fase penulisan resep
  2. Fase pembacaan resep
  3. Fase penyiapan hingga penyerahan resep oleh petugas apotek
  4. Fase penggunaan obat oleh pasien 
4.2  Cara Kerja Sistem Resep Elektronik
Resep elektronik ini terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak, perangkat keras yang digunakan adalah computer dan perangkat lunak yang digunakan adalah perangkat lunak resep elektronik dengan modul pendeteksi ROM (Reaksi Obat Merugikan).
Satu computer digunakan sebagai server (pusat data). Server tersebut dihubungkan dengan computer-komputer lainnya menggunakan hub pada LAN (Local Area Network). Perangkat lunak hanya di instalasi di computer server saja dan sistem ini dapat digunakan pada satu, dua atau banyak computer.
Perangkat lunak pada sistem resep elektronik pendeteksi ROM ini secara sederhana mempunyai fungsi sebagai berikut  :
  1. Mencatat semua data pasien yang dapat dengan mudah dicari kembali
  2. Menulis resep elektronik tanpa kertas dan dapat langsung dikirim ke apotek, sehingga pasien dapat langsung pergi ke apotek untuk ambil obat.
  3. Membantu bapak ibu dokter dalam menulis resep dengan memberikan informasi mengenai obat yang akan diresepkan dan mendeteksi apabila ada interaksi antara obat-obata tersebut dalam resep dengan memberi peringatan sebelum obat dikirimkan ke apotek.
  4. Mencatat data penggunaan obat
  5. Membuat laporan dengan lebih cepat dan mudah
Dengan adanya sistem seperti ini sebenarnya akan sangat memudahkan seorang dokter dalam bekerja dan menghindari terjadinya kesalahan dalam pemberian suatu resep yang dapat menimbulkan kerugian pada pasien, sehingga dapat meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

Hi there! I am Dinda. A girly girl and lover of live. Really love make up, fashion, food, and design. I hope you like my posts and this blog, Much love!

Labels

  • 3.1 Phillip Lim
  • 3x1
  • A Weathered Penny
  • Alexander Wang
  • Anya Hindmarch
  • Bari Lynn
  • BaubleBar
  • bedroom
  • Bobbi Brown Cosmetics
  • Boohoo
  • Bungalow 5
  • Burberry
  • Chantecler
  • Charlotte Russe
  • Chloé
  • Christian Dior
  • Christian Louboutin
  • clothing
  • CLUSE
  • Converse
  • Delfina Delettrez
  • Delpozo
  • Diane Kordas
  • Dorothy Perkins
  • Estée Lauder
  • fashion
  • Free People
  • Gianvito Rossi
  • Givenchy
  • Gucci
  • Henri Bendel
  • Herbivore
  • home
  • home decor
  • Home Decorators Collection
  • Illesteva
  • interior
  • interior decorating
  • interior design
  • interiors
  • Jacquemus
  • Jessica Carlyle
  • Joshua's
  • Kate Spade
  • Lacoste
  • Lancaster
  • Laura Mercier
  • Linda Farrow
  • Loeffler Randall
  • Luana
  • M Z Wallace
  • MAC Cosmetics
  • Maje
  • Marc Jacobs
  • Milly
  • Miu Miu
  • Montblanc
  • MSGM
  • Mulberry
  • Nach Bijoux
  • NARS Cosmetics
  • New Look
  • New York
  • Nine West
  • Noir Jewelry
  • NYX
  • Oliver Gal Artist Co.
  • polyvore
  • Reem Acra
  • River Island
  • Room Essentials
  • Sea
  • Siggi
  • Sixtrees
  • Smashbox
  • Smythson
  • Sonia Rykiel
  • STELLA McCARTNEY
  • style
  • T.H. Robsjohn-Gibbings
  • Tabitha Simmons
  • Temperley London
  • TIBI
  • Tommy Hilfiger
  • Topshop
  • Urban Decay
  • Valentino
  • Vetements
  • Victoria Beckham
  • Vinyl Revolution
  • Warehouse
  • WithChic
  • Yves Saint Laurent
  • Zimmermann

recent posts

Sponsor

Blog Archive

  • ►  2020 (18)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (6)
  • ►  2019 (1)
    • ►  Juli (1)
  • ▼  2018 (2)
    • ▼  Oktober (1)
      • Review Film Ex Machina
    • ►  Januari (1)
      • SISTEM E-HEALTH DALAM BIDANG KESEHATAN
  • ►  2017 (24)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Desember (1)

Created with by BeautyTemplates| Distributed By Gooyaabi Templates