Individu, Keluarga, dan Masyarakat
INDIVIDU, MASYARAKAT, DAN KELUARGA
ILMU SOSIAL DASAR
1.
Individu
Pengertian :
Individu berasal dari kata latin
“individuum” artinya yang tidak terbagi, maka kata individu merupakan sebutan
yang dapat digunakan untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan
terbatas.
Kata individu bukan berarti manusia
sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan
yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.
Istilah individu dalam kaitannya
dengan pembicaraan mengenai keluarga dan masyarakat manusia, dapat pula
diartikan sebagai manusia.
Contoh Permasalahan individu dan
masyarakat dalam ruang lingkup masyarakat
1.1
Agama
Agama
adalah sikap masyarakat atau kelompok manusia terhadap kekuasaan dan kekuatan
mutlak yang dianggap atau diyakini sebagai suatu yang menentukan atau berperan
menentukan kepentingan nasib sekelompok manusia itu sendiri.
Pada
zaman sekarang ini, agama banyak orang-orang yang mudah terhasut dalam
masyarakat dikarenakan perbedaan agama atau menganut aliran yang berbeda namun
dalam satu agama sehingga menyebabkan gejolak dalam masyarakat. Dalam kehidupan
manusia, khususnya masyarakat Indonesia agama merupakan salah satu unsur yang
sangat penting. Hal itu terbukti dengan di masukkannya keTuhanan Yang Maha Esa
sebagai sila pertama dalam Pancasila, yang merupakan dasar Negara. Ini
menujukan bahwa masyarakat Indonesia menghargai suasana kehidupan yang bersifat
keagamaan.
1.2
Tata
karma
Tata
krama antar pemuda
Tata
karma atau sering pula yang disebut sopan santun adalah aturan yang berlaku
dalam kehidupan atau pergaulan dalam masyarakat, yang sudah berlaku secara
turun temurun. Dengan adanya tata krama dan sopan santun yang baik dalam
pergaulan di masyarakat diharapkan akan tercipta suatu ketenangan dan
ketentraman hidup.
Di sini
orang tua punya peranan yang sangat penting, orang tua dianggap sebagai
tuntunan atau panutan dari anak-anaknya. Dalam menanamkan nilai-nilai tata
krama para orang tua sering menemui hambatan, antaranya adanya pandangan dari
generasi muda, bahwa nasehat orang tua sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan
masa sekarang. anggapan seperti itu sungguh sangat memprihatinkan, karena bila
nasehat orang tua sudah tidak di dengar atau di perhatikan anak, anak cenderung
lepas kendali, dan bisa berbuat semaunya sendiri. Maka dari itu, pentingnya
pendidikan dan ajaran dari dini untuk generasi selanjutnya.
2. Masyarakat
Pengertian :
kumpulan manusia yang membentuk
suatu kelompok yang hidup bersama-sama dan saling membantu satu sama lain dalam
hubungannya atau saling berinteraksi.
Contoh Masalah masyarakat perkotaan
dan pedesaan:
Perbedaan yang mencolok antara kota
dan desa
Masyarakat pedesaan kehidupaannya
berbeda dengan masyarakat perkotaan. Perbedaan-perbedaan ini berasal dari
adanya perbedaan yang mendasar dari keadaan lingkunganya, yang mengakibatkan
adanya dampak terhadap personalitas dan segi-segi kehidupan. Kesan populer
masyarakat perkotaan terhadap masyarakat pedesaan adalah bodoh,lambat dalam
berfikir dan bertindak, serta mudah “tertipu”, dan sebagainya.
Disini hukum rimba pun berlaku
diamana yang kuat dia yang berkuasa dan yang lemah pasti akan tertindas.
Terjadilah kesenjangan sosial yang menyebabkan ketidak seimbangan dalam
kehidupan perkotaan. Dimana orang hanya akan memperdulikan dirinya sendiri dan tidak
memperdulikan orang lain lagi. Sekarang tinggal dari pemerintahan kota sendiri
bagaimana mau menanganinya apakah kota tersebut mau di jadikan kota komersial
atau kota budaya atau kota industri. Sehingga karakteristik kota tersebut ada.
kota dianggap dapat memenuhi kebutuhan semua orang karena berbeda dengan desa
Masalah-masalah umum yang sering
terjadi adalah :
Daya saing penduduk kota lebih baik
dari pada penduduk desa. Fasilitas di kota lebih lengkap dari pada di desa,
akhibatnya secara tidak langsung daya saing penduduk kota lebih baik dari pada
penduduk desa, ekonomi di desa lebih lamban berkembang daripada di kota. Dari
sisi lingkungan, lingkungan di desa lebih baik daripada di kota. Kepadatan
penduduk di kota lebih padat daripada di desa.
3. Keluarga
Pengertian :
Keluarga adalah unit/satuan
masyarakat terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam
masyarakat. Kelompok ini dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering
dikenal dengan sebutan primary group. Kelompok inilah yang melahirkan individu
dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat
Contoh permasalahan keluarga dalam
ruang lingkup masyarakat
3.1
Faktor
Ekonomi
Faktor
ekonomi biasanya menjadi masalah utama dalam keluarga. Misalnya kemiskinan,
yang sampai saat ini masih sulit diberantas oleh negara kita ini. Karena
kemiskinan orang rela melakukan apa saja demi mendapatkan sesuap nasi untuk
bertahan hidup. Dan pada akhirnya bisa menjerumuskan dirinya pada tindakan
kriminal. Lalu bagi mereka yang memiliki pekerjaan tetapi masih sulit untuk
memenuhi kebutuhannya karena pendapatannya yang rendah. Dalam masalah ini
setiap orang harus berfikir positif dan meningkatkan keahliannya dalam
pekerjaan. Dengan itu, kita bisa membuat usaha sendiri atau lapangan kerja
sendiri atau melamar pekerjaan.
3.2
Faktor
Biologis
Masalah
yang ada dalam faktor biologis adalah masalah perceraian. Sedangkan perceraian
itu dapat memberikan dampak negatif dan merugikan orang lain. Contohnya orang
tua yang bercerai akan memberikan dampak bagi sang anak. Apalagi dimana sang
anak belum mengerti apa-apa. Ini dapat menimbulkan pertanyaan bagi sang anak,
kenapa orang tuanya bercerai. Dalam masa ini sang anak seharusnya mendapatkan
kasih sayang dari kedua orang tuanya. Bagi para orang tua masalah ini seharusnya
diperhatikan, agar tidak berdampak buruk pada kepribadian sang anak.
0 komentar